APLIKASI NILAI, NORMA, DAN MORAL PADA KEHIDUPAN SEHARI-HARI
Nilai, Norma, dan Moral penting untuk digunakan sebagai panduan atau pun dasar dalam menjalankan kehidupan sehari-hari. Contoh penggunaan dari nilai, norma dan moral dalam tindakan sehari-hari adalah, misalkan kita di hadapkan pada situasi di mana pada saat kita jalan, kita menemukan sebuah dompet yang ada uangnya sejumlah 500rb dan ada kartu identitas nya. Di sinilah moral kita akan terlihat. Bila moral kita baik pasti kita akan memberikan dompet itu ke pada pihak yang berwajib atau pun yang lebih baik kita langsung mengembalikan kepada yang punya.
Berikut di bawah ini adalah beberapa norma yang berlaku dalam kehidupan masyarakat di Indonesia. Norma memiliki fungsi sebagai pedoman dan pengatur dasar kehidupan seseorang dalam bermasyarakat untuk mewujudkan kehidupan antara manusia yang aman, tentram dan sejahtera.
1. Norma Sopan Santun
Norma sopan santun adalah norma yang mengatur tata pergaulan sesama manusia di dalam masyarakat.
Contoh :
- Hormat terhadap orang tua dan guru
- Berbicara dengan bahasa yang sopan kepada semua orang
- Tidak suka berbohong
- Berteman dengan siapa saja
- Memberikan tempat duduk di bis umum pada lansia dan wanita hamil
Baca selebihnya »
Fungsi pancasila sebagai etika
Etika merupakan sebuah cerminan sikap yang terhubungkan dengan kepribadian. Di dalamnya terdiri atas berbagai macam norma, baik norma hukum, norma moral dan norma lainnya. Bila di ambil kasus dari keadaan sekarang yang mendekati PEMILU, kita harusnya mengetahui hubungan dari fungsi pancasila sebagai etika dengan keadaan PEMILU.
Bicara kaitan fungsi pancasila sebagai etika dengan PEMILU, sangat penting untuk di terapkan pada keadaan PEMILU ini, mengapa??? Karena etika sebagai cerminan tindakan, apakah ia jujur, curang, bersih, kotor dalam PEMILU ini. Semua orang sudah mengetahuinya, PEMILU dapat dijadikan tempat menuju kekuasaan. Bagi orang yang ber-etika rendah, dia menghalalkan berbagai macam cara untuk mendapatkan kekuasaan atau pun kursi di DPR.
Etika yang di balut dengan pancasila semakin memantapkan jati diri seseorang dalam menghadapi PEMILU ini. Seseorang yang ber-etika pancasila saat menghadapi PEMILU pastinya akan menjadikannya sebagai dasar dalam bertindak atau menjalankan kegiatan PEMILU dengan baik, menerima segala keputusan akhir dengan lapang dada.
Perlu dibedakan antara etika politik dengan moralitas politisi. Moralitas politisi menyangkut mutu moral negarawan dan politisi secara pribadi (dan memang sangat diandaikan), misalnya apakah ia korup atau tidak (di sini tidak dibahas). Etika politik menjawab dua pertanyaan:
• Bagaimana seharusnya bentuk lembaga-lembaga kenegaraan seperti hokum dan Negara (misalnya: bentuk Negara seharusnya demokratis); jadi etika politik adalah etika institusi.
• Apa yang seharusnya menjadi tujuan/sasaran segala kebijakan politik, jadi apa yang harus mau dicapai baik oleh badan legislative maupun eksekutif.
Etika politik adalah perkembangan filsafat di zaman pasca tradisional. Dalam tulisan para filosof politik klasik: Plato, Aristoteles, Thomas Aquinas, Marsilius dari Padua, Ibnu Khaldun, kita menemukan pelbagai unsur etika politik, tetapi tidak secara sistematik. Dua pertanyaan etika politik di atas baru bisa muncul di ambang zaman modern, dalam rangka pemikiran zaman pencerahan, karena pencerahan tidak lagi menerima tradisi/otoritas/agama, melainkan menentukan sendiri bentuk kenegaraan menurut ratio/nalar, secara etis.
lima prinsip dasar etika politik:
- Pluralisme
- HAM
- Solidaritas Bangsa
- Demokrasi
- Keadilan sosial
Dalam PEMILU 2009 ini, etika politik belum semuanya di jalankan. Masih banyak yang bertindak semaunya sendiri. Hal ini diperlihatkan dengan banyaknya tingkat yang masih melanggar dari tata tertib yang di tetapkan oleh KPU.
PANCASILA…
1. Bagaimana pendapat anda mengenai Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup, dan idiologi dari Bangsa Indonesia ? Masih relevankah Pancasila digunakan saat ini ?
Pancasila sebagai dasar Negara. bagi saya sangat penting..mengapa? karena pancasila merupakan azas atau tuntunan bagi Negara Indonesia ini. Sebagaimana tertuang dalam Memorandum DPR-GR 9 Juni 1966 yang menandaskan Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa yang telah dimurnikan dan dipadatkan oleh PPKI atas nama rakyat Indonesia menjadi dasar negara Republik Indonesia. Memorandum DPR-GR itu disahkan pula oleh MPRS dengan Ketetapan No.XX/MPRS/1966 jo. Ketetapan MPR No.V/MPR/1973 dan Ketetapan MPR No.IX/MPR/1978 yang menegaskan kedudukan Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum atau sumber dari tertib hukum di Indonesia.
Inilah sifat dasar Pancasila yang pertama dan utama, yakni sebagai dasar negara (philosophische grondslaag) Republik Indonesia. Maka Pancasila merupakan intelligent choice karena mengatasi keanekaragaman dalam masyarakat Indonesia dengan tetap toleran terhadap adanya perbedaan. Penetapan Pancasila sebagai dasar negara tak hendak menghapuskan perbedaan (indifferentism), tetapi merangkum semuanya dalam satu semboyan empiris khas Indonesia yang dinyatakan dalam seloka “Bhinneka Tunggal Ika”.
Pancasila sebagai pandangan hidup. Pancasila sebagai pandangan hidup pun sangat berkaitan dengan pancasila sebagai dasar Negara. Sangat lah penting saya sebagai pemuda bangsa Indonesia untuk menjadikan pancasila sebagai pandangan hidup. Berdasarkan ilmu yang saya terima dari BAB 1 ini, bila pancasila sudah di tinggalkan maka yang terjadi adalah banyknya kekacauan, degradasi moral dll. Hal ini tentunya akan menjadikan kondisi bangsa Indonesia yang tidak nyaman dan aman.
-
Terkini
- COMPARATIVE ANALYSIS OF FINANCIAL PERFORMANCE IN INDONESIAN BANKING AND CHINA BANKING
- hari ke 15 di china (13)
- CHINA (12)…G.R ekskul Qingdao Technological university
- china (11)…
- upload photo in china (10)
- belajar di china (9)
- CHINA (8)
- my photo in china (7)
- china wowwww(6)
- cari masjid di china (5)
- China 4
- China 3
-
Tautan
- WordPress.com
- WordPress.org
- Deboner
- Sri Wahyu Handayani
- Dini Yarti
- dini triwardani
- pandam
- Prihantoro
- Delvita
- shelly huzaynah
- Windy
- Website Universitas Gunadarma
- http://banking.blog.gunadarma.ac.id/
- UG Paper Repository
- http://ocw.gunadarma.ac.id
- UG Library
- Hary Ramadhon
- UG Community
- Website pascasarjana
-
Arsip
- Februari 2012 (1)
- September 2011 (13)
- Agustus 2011 (1)
- Februari 2010 (15)
- Mei 2009 (8)
- April 2009 (6)
- Maret 2009 (14)
- Februari 2009 (17)
- November 2008 (4)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS