Yogi18’s Blog

Just another WordPress.com weblog

Seputar Bank & Lembaga Keuangan

Senin tanggal 9 februari tahun 2009 mata kuliah Bank dan Lembaga Keuangan membahas masalah mengenai alur bank dan penjelasan kliring.

Lembaga keuangan menghubungkan antara rumah tangga konsumen dengan rumah tangga produsen melalui proses menabung dan peminjaman kredit untuk investasi. Lembaga keuangan berperan sebagai perantara kuangan dari transaksi yang terjadi di pasasr barang. Trnasaksi antar agen ekonomi di pasar barang mungkin dilakukan secara langsung diantara mereka, namun dapat juga dilaksanakan dengan bantuan bank. Menurut undang-undang Perbankan Nomor 14 tahun 1967, pasal satu ayat b, yang dimaksud lembaga keuangan adalah semua badan yang melalui kegiatan-kegiatannya di bidang keuangan menarik uang dari dan menyalurkannya ke dalam masyarakat.

Bank sebagai salah satu lembaga keuangan adalah perantara masyarakat yang memiliki kelebihan uang dan masyarakat yang kekurangan uang, serta bertugas menyalurkan uang berupa kredit kepada pihak yang kekurangan dana.

Dalam alur bank, terdapat sisi kanan dan kiri. Sisi kanan sebagai pasiva dan sisi kiri sebagai aktiva. Setiap sisi harus sama atau seimbang seperti hanya pada akuntansi A = P. di sisi pasiva terdapat tabungan, deposito, giro, saham preferen, call money, laba ditahan dll. Di sisi aktiva terdapat kas, sbpu, warkat kliring, surat berharga,obligasi, kendaraan, tanah gedung, dll

Bank menerima uang dari masyarakat yang berlebih berupa tabungan, deposito dan giro. Kemudian pihak bank memberikan dana yang di terima dari pihak berlebih kepada masyarakat yang membutuhkan dana. Kemudian dari manakah pihak bank mendapatkan keuntungan???? Misalkan Mr A memiliki kelebihan dana sebesar 5 jt. Kemudian Mr A di iming-imingi oleh Bank X, jika ia menabung di Bank X maka satu tahun ke depan uangnya akan menjadi 5,5 jt. Setelah bank menerima 5 jt, kemudian di pihak yang kekurangan dana, bank mengiming-imingi dana sebesar 5jt dengan pelunasan sebesar 6 jt….nah dari sini bank mendapatkan keuntungan sebesar 500rb..

Kliring adalah sebuah kata untuk tukar menukar cek atau giro antar bank. Contoh kasusnya Bank Guna-guna memiliki transaksi sbg berikut. Ny. Leni sebagai seorang pengusaha minyak terkemuka ingin membuka rekening tabungan sebesar 100 jt dan deposito sebesar 50 jt. Dana tersebut berasal dari cek Bank Duta…dari sini terlihat bahwa terjadi transaksi antara bank guna-guna dan bank duta. Alurnya bank guna-guna dan bank duta bertemu di BI, kemudian bank guna-guna melapor…ada nasabah bank duta yang ingin membuka tabungan dan deposito di bank guna-guna. Kemudian dari pihak bank duta mengecek cek tersebut apakah betul terdapat saldo 150 jt di bank duta atas nama yang berada di cek tersebut. Kemudian pada sore hari bank duta mengkonfir bank guna-guna ternyata cek tersebut ada isinya. Kemudian terjadilah yang namanya pemindak bukuan dari bank duta kepada bank guna-guna. Transaksi seperti ini disebut “kliring”…

Februari 23, 2009 - Posted by | Bank & Lembaga keuangan

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: