Yogi18’s Blog

Just another WordPress.com weblog

PENGARUH PENINGKATAN SBI TERHADAP PEREKONOMIAN INDONESIA

“Sertifikat Bank Indonesia (SBI) adalah surat berharga yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia sebagai pengakuan utang berjangka waktu pendek (1-3 bulan) dengan sistem diskonto/bunga. SBI merupakan salah satu mekanisme yang digunakan Bank Indonesia untuk mengontrol kestabilan nilai Rupiah. Dengan menjual SBI, Bank Indonesia dapat menyerap kelebihan uang primer yang beredar. Tingkat suku bunga yang berlaku pada setiap penjualan SBI ditentukan oleh mekanisme pasar berdasarkan sistem lelang. Sejak awal Juli 2005, BI menggunakan mekanisme “BI rate” (suku bunga BI), yaitu BI mengumumkan target suku bunga SBI yang diinginkan BI untuk pelelangan pada masa periode tertentu. BI rate ini kemudian yang digunakan sebagai acuan para pelaku pasar dalam mengikuti pelelangan.” (Wikipedia)
Telah di jelaskan di atas BI rate merupakan acuan para pelaku pasar untuk merencanakan kegiatan ekonomi. BI rate akan dikeluarkan BI bila suatu kondisi ekonomi di Indonesia ada yang terganggu atau pun kebalikannya.
Perekonomian di identikan dengan nilai kurs mata uang Indonesia. Pada tahun 2004 Suku bunga Sertifikat Bank Indonesia (SBI) turun sembilan basis poin dari 7,86 persen menjadi 7,77 persen, sementara SBI jangka waktu tiga bulan juga turun dari 8,15 persen menjadi 7,70 persen. Bila di lihat SBI turun merupakan suatu kondisi di mana perekonomian Indonesia berjaan dengan baik. nilai tukar rupiah terhadap dollar AS ditutup menguat 15 poin pada posisi Rp 8.435/Rp 8.450 per dollar AS dibandingkan dengan posisi penutupan pada transaksi Selasa yang berada pada level Rp 8.450 per dollar AS/Rp 8.460 per dollar AS.
Akibat dari kondisi di atas tersebut para pemain valuta asing di pasar regional juga cenderung melepaskan dollar AS. Hal ini memicu penjualan dollar AS di pasar Jakarta. Rupiah terhadap dollar AS pun diperdagangkan pada kisaran yang agak lebar dengan kurs Rp 8.455 sampai dengan level Rp 8.350 per dollar AS. (kompas.com)
Jumlah modal yang beredar di pasar valuta kemarin mencapai 611 juta dollar AS, sebanyak 93 persen di antaranya mengalir dari bank-bank domestik. Sebagian mata uang di pasar regional menguat terhadap dollar AS
Di atas merupakan contoh dari penurunan SBI. Berdasrkan teori bila SBI di turunkan maka bank lebih memilih uang yang ada di bank unutk di gunakan sebagai dana kredit unutk masyarakat, sehingga masyarakat dapat meningkatkan kegiatan ekonominya. Bila kegiatan ekonomi meningkat maka keadaan masyarakat tersebut bisa dikatakan baik.

Maret 27, 2009 - Posted by | TUGAS KULIAH TEORI EKONOMI

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: