Yogi18’s Blog

Just another WordPress.com weblog

Fungsi pancasila sebagai etika

Etika merupakan sebuah cerminan sikap yang terhubungkan dengan kepribadian. Di dalamnya terdiri atas berbagai macam norma, baik norma hukum, norma moral dan norma lainnya. Bila di ambil kasus dari keadaan sekarang yang mendekati PEMILU, kita harusnya mengetahui hubungan dari fungsi pancasila sebagai etika dengan keadaan PEMILU.
Bicara kaitan fungsi pancasila sebagai etika dengan PEMILU, sangat penting untuk di terapkan pada keadaan PEMILU ini, mengapa??? Karena etika sebagai cerminan tindakan, apakah ia jujur, curang, bersih, kotor dalam PEMILU ini. Semua orang sudah mengetahuinya, PEMILU dapat dijadikan tempat menuju kekuasaan. Bagi orang yang ber-etika rendah, dia menghalalkan berbagai macam cara untuk mendapatkan kekuasaan atau pun kursi di DPR.
Etika yang di balut dengan pancasila semakin memantapkan jati diri seseorang dalam menghadapi PEMILU ini. Seseorang yang ber-etika pancasila saat menghadapi PEMILU pastinya akan menjadikannya sebagai dasar dalam bertindak atau menjalankan kegiatan PEMILU dengan baik, menerima segala keputusan akhir dengan lapang dada.
Perlu dibedakan antara etika politik dengan moralitas politisi. Moralitas politisi menyangkut mutu moral negarawan dan politisi secara pribadi (dan memang sangat diandaikan), misalnya apakah ia korup atau tidak (di sini tidak dibahas). Etika politik menjawab dua pertanyaan:
• Bagaimana seharusnya bentuk lembaga-lembaga kenegaraan seperti hokum dan Negara (misalnya: bentuk Negara seharusnya demokratis); jadi etika politik adalah etika institusi.
• Apa yang seharusnya menjadi tujuan/sasaran segala kebijakan politik, jadi apa yang harus mau dicapai baik oleh badan legislative maupun eksekutif.
Etika politik adalah perkembangan filsafat di zaman pasca tradisional. Dalam tulisan para filosof politik klasik: Plato, Aristoteles, Thomas Aquinas, Marsilius dari Padua, Ibnu Khaldun, kita menemukan pelbagai unsur etika politik, tetapi tidak secara sistematik. Dua pertanyaan etika politik di atas baru bisa muncul di ambang zaman modern, dalam rangka pemikiran zaman pencerahan, karena pencerahan tidak lagi menerima tradisi/otoritas/agama, melainkan menentukan sendiri bentuk kenegaraan menurut ratio/nalar, secara etis.
lima prinsip dasar etika politik:
– Pluralisme
– HAM
– Solidaritas Bangsa
– Demokrasi
– Keadilan sosial
Dalam PEMILU 2009 ini, etika politik belum semuanya di jalankan. Masih banyak yang bertindak semaunya sendiri. Hal ini diperlihatkan dengan banyaknya tingkat yang masih melanggar dari tata tertib yang di tetapkan oleh KPU.

April 2, 2009 - Posted by | Pancasila

2 Komentar »

  1. pancasila sangat penting peranannya da dalam khidupan sehari_hari erutama mengenai tentang etika karena sebagian besar etika berasal dari pancasila>>>>>>>>>>>>>>>>>

    Komentar oleh nirwana | Juli 24, 2009 | Balas

  2. Good artikel.

    Regards,
    Judika

    Komentar oleh Judika | Februari 2, 2010 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: